Small Note on the Office
Dulu saya mungkin mengeluh, betapa sulitnya meneruskan hobby menulis. Padahal jika dilihat lagi, waktu saya saat itu banyak. Baik saat masih kuliah, atau pada saat menganggur. Kadang waktu itu lebih banyak saya habiskan untuk tidur dan berkutat di depan TV. Sungguh sia-sia. Kali ini justru disaat tersibuk, saya mampu menemukan celah untuk sekedar mengetik uneg-uneg yang entah nantinya akan melebar kemana. Bahkan saya sempat berhenti sejenak untuk kembali melihat berbagai tulisan, blog, maupun situs- situs dimana saya sering berkontribusi. Ironisnya, sebagian besar gagal saya akses karena lupa dengan password ataupun username. Konyol memang, apalagi mengingat umur yang masih muda. Tapi apa mau dikata, prioritas saya sudah beda. Saya juga mulai menyadari kalau saat ini blog saya mulai terkesan serius. Jauh berbeda dengan konsep saya dulu yang suka melucu-lucukan hal yang tidak perlu dibuat lucu. Atau drama yang saya buat dengan gaya tulisan melankolis. Sudah cukup. Anggap saja ...