Kuliner Sampit...Antara Lifestyle Dan Terbatasnya Pilihan


Untuk post kali ini sengaja saya kembali menulis dalam bahasa Indonesia. Ini tentunya untuk mengakomodasi kemungkinan bahwa posting saya muncul di google search orang-orang yang kebingungan mau kuliner kemana di Kota sampit tercinta ini. To be honest (whoops, kebiasaan kan)...pilihan kuliner di Sampit sebenarnya ada banyak, hanya sayangnya sedikit sekali yang benar-benar menyuguhkan makanan yang benar-benar enak dan membuat ketagihan.

Untuk saya yang sudah sekian lama menghabiskan waktu di Bandung dengan berbagai pilihan kulinernya, cukup sulit untuk melakukan review dan coba-coba tanpa membandingkan. Terlebih, kuliner Sampit kebanyakan bersifat "musiman" dan hanya bertahan beberapa saat sebelum akhirnya sebagian dari mereka harus gulung tikar. Ini merupakan problem bagi saya yang hobby makan dan butuh tempat untuk pacaran (karna pacaran di rumah itu banyak gak enaknya...nah lo).

Berikut beberapa pilihan tempat makan yang pernah saya coba disertai sedikit review. Tidak semuanya recommended, tapi hanya memberikan pilihan subyektif, karna selera tiap orang berbeda. Saya juga memilih untuk memberikan informasi yang singkat, dengan niat, suatu hari akan me-review tempat makan ini dalam postingan terpisah.

1. Abang Adul / Amang Andut
Dua tempat ini saya jadikan satu kategori karena memang menu makanannya serupa (dan konon katanya pemiliknya bersaudara). Rumah makan ini terkenal karena nasi gorengnya, walau tentunya mereka punya menu lain juga. Nasi goreng, disertai potongan ayam masak merah yang menjadi favorit banyak warga Sampit. Untuk saya pribadi, rasa keduanya hampir mirip, Kekurangan dari kedua tempat ini adalah lamanya waktu penyajian. 

2. Kampoeng Oelin/ Jelodong/ Batu Mandi
Tiga tempat ini saya jadikan satu kategori karena memiliki satu kesamaan: mereka menjadikan sungai mentaya sebagai daya tariknya. Selain sama-sama menjual view, jenis makanannya pun tidak terlalu berbeda. Ketiganya menawarkan menu lokal seperti seafood, dan western seperti ketang goreng dan sosis. Untuk rasa dan harga cukup standar. Kekurangannya, biasanya pada saat weekend selalu penuh.

3. Depot 21
Tempat ini menjadi favorit saya karena ini merupakan kategori aman. aman disini, karena makanan yang disajikan cukup enak dan harganya tidak terlalu mahal. Depot 21 menyajikan berbagai macam chineese food dan lokal. Tempatnya sendiri tidak terlalu besar dan lokasinya yang berada di tengah kota cukup strategis. Selain itu, karena kebanyakan konsumennya memilih untuk membungkus, depot ini cenderung sepi (tapi bukan berarti jarang yang beli, peminatnya cukup banyak). kekurangan tempat ini sepertinya hanya jatuh pada tersedianya menu non-halal, sehingga tidak semua orang bisa makan disini.

4. CFC
CFC ini ada di dua lokasi, di MT Haryono dan Borneo Mall. Keduanya menyajikan menu yang sama, hanya saja di Borneo Mall memiliki tempat yang lebih luas. CFC adalah franchise fast food yang pertama dan satu-satunya yang ada di Sampit, sehingga tidak ada pilihan lain sampai nanti KFC dibuka. Menunya tidak berbeda jauh dengan menu di kota besar.

5. Citra Fried Chicken
Sempat populer diawal tahun 2000-an, Citra menyajikan menu Ayam goreng krispi ala fastfood. Menu lain juga tersedia disini, tapi yang menjadi favorit saya adalah perkedel dan risolesnya. Selain makan, di Citra juga terdapat kolam renang umum.

6. Tahu Tek-tek
Tek-tek tersebar diberbagai penjuru kota sampit. Makanan ini merupakan makanan kaki lima yang mudah dijumpai dimana saja. Selayaknya kaki lima, maka untuk menikmatinya, kita harus rela nongkrong di pinggir jalan atau di tempat-tempat terbuka yang belum tentu terjamin kebersihannya. 2 penjual tek-tek yang cukup populer adalah di depan Sampit Plaza dan di depan bank BRI.

7. Cirebon
Tempat ini sebenarnya berfungsi sebagai kolam renang. Tapi disediakan juga kursi-kursi untuk menikmati makanan. Selain itu, saat malam hari dan kolam renang ditutup, bagian depan difungsikan sebagai tempat makan berbentuk lesehan. Makanan yang disajikan bersifat lokal, ada ayam goreng, lalapan, seafood, dan lainnya. Rasa dan harga tidak jauh berbeda dari tempat makan lain.

8. Pasar Blauran
Seperti namanya, blauran ini terletak dekat daerah pasar. Disini berbagai warung makan memenuhi sepanjang jalan Rahadi Usman. Walau tampak banyak, sebenarnya warung-warung ini kebanyakan memiliki menu yang sama: ayam, pecel dan lalapan. Walau tentunya juga ada beberapa yang menjual soto dan sate. Selain itu, terdapat juga beberapa kios jamu yang berjajar tepat di depan pertokoan. Kelebihan tempat ini adalah, mereka buka sampai subuh.

-author note: Publish dulu, nanti dilanjutkan-

Comments

Popular posts from this blog

Bandung:The Culinary Menu

Small Note on the Office

Fix It, Not Throw It Away